Rabi'ah bin Abu Abdurrahman Farrukh at-Taimi al-Madani (Arabربيعة بن فرّوخ التيمى المدني‎), juga dikenal sebagai Rabi'ah ar-Ra'yi, adalah salah seorang Tabi'in termuda; yang merupakan ahli fiqihhadits, serta mujtahidternama dari kota Madinah.[1][2][3] Julukan Ar-Ra'yi (الرأي, ahli akal/logika) diberikan kepadanya karena ia memiliki pemikiran yang tajam, dan banyak menggunakan qiyas dan logika dalam memecahkan masalah saat ia tidak menemukan hadits shahih atau riwayat dari sahabat lainnya.[2][4]
Rabi'ah berasal dari golongan mawla (hamba yang dibebaskan).[1][3] Ayahnya Abu Abdurrahman Farrukh telah pergi berperang bersama pasukan Islam pada saat ia dilahirkan, dan ia dibesarkan oleh ibunya di Madinah.[4][5] Ia banyak belajar dari beberapa Sahabat Nabi dan para Tabi'in senior.[3][4] Para guru Rabi'ah antara lain Anas bin MalikAs-Saib bin YazidHanzhalah bin QaisMakhul asy-SyamiSalamah bin DinarSa'id bin al-Musayyib, dan Al-Qasim bin Muhammad.[4]
Sedangkan para muridnya antara lain Malik bin AnasAbu Hanifah Nu'manYahya bin Sa'id al-AnshariSufyan ats-TsauriAbdurrahman bin Amru al-Auza'iLaits bin Sa'adSulaiman bin BilalIsma'il bin Ja'farAnas bin Iyadh dll.[4] Imam Malik yang banyak berguru padanya pernah menyatakan, bahwa setelah Salim bin Abdullah dan Al-Qasimmeninggal, permasalahan agama banyak dikembalikan kepada Rabi'ah.[4]
Rabi'ah wafat dan dimakamkan di kota Hasyimiyyah (Irak) pada tahun 139 H (753/4 M).

Allahumma sholli Wasallim Wabaarikh 'alaa Sayyidinaa Muhammad
Semoga bermanfaat, 

Mohon fatihah untuk kami agar di ridhoi Allah Subhanahu wa Ta'ala

Comments

Popular posts from this blog