BERTEDUH DALAM KENANGAN.
Genggaman
masih terasa hangat tak terlupa
Baru
saja kemarin, senja sore meminjamkan ruang bersama
Indahnya
bintang, serta antusias menyanding tawa.
Hari
itu.. senyum merajai hati, bahagia menguasai jiwa.
Ku
hentakan kaki seraya mengejar rotasi bumi
Sekuat
tenaga ku peluk waktu agar tak lekas berlari.
Entahlah..
ia tak juga mau mengerti,
Dengkuh
hati yang meneriakan jangan pergi.
Rintik
hujan menyisakan khasnya aroma
Mewangikan
senggama rindu di pelupuk mata
Mengingatkan
katamu agar aku memandang cakrawala.
Yang
tak bosan menjadi penyatu pandangan kita.
Kau
yang jauh..
Leaslah
berlabuh,
Petiklah
tujuan dan lekaslah pulang
Habiskan
sisa seyum yang belum sempat tertuntaskan.
Dan
jemputlah aku, yang sedari tadi berteduh dalam kenangan.
#hanya untuk lomba.
Comments
Post a Comment